Perfect World Online Spear Thingy

Kamis, 15 Desember 2011

Cinta Untuk Mama

Apa yang ku berikan untuk mama
untuk mama tersayang
tak ku miliki sesuatu berharga
untuk mama tercinta
Hanya ini ku nyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
hanya sebuah lagu sederhana
lagu cintaku untuk mama
Apa yang ku berikan untuk mama
untuk mama tersayang
tak ku miliki sesuatu berharga
untuk mama tercinta
Hanya ini ku nyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
hanya sebuah lagu sederhana
lagu cintaku untuk mama
Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
kata cintaku tuk mama
namun dengarkanlah hatiku berkata
sungguh ku sayang padamu mama
Hanya ini ku nyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
hanya sebuah lagu sederhana
lagu cintaku untuk mama
lagu cintaku untuk mama, mama

Di Doa Ibuku Namaku Disebut

Diwaktuku masih kecil, gembira dan senang.
Tiada duka ku kenang, tak kunjung mengerang.
Di sore hari nan sepi, ibuku bertelut.
Sujud berdoa, kudengar namaku disebut.

Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.

Kini bidukku tlah siap, kudayung sendiri.
Mengarung samudera luas, berjuang mandiri.
Namun bayangan ibuku, sewaktu bertelut.
Sujud berdoa, kudengar namaku disebut.

Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.

Seringlah ini kukenang, dimasa yang berat.
Dikala hidup mendesak, dan nyaris kusesat.
Melintas gambar ibuku, sewaktu bertelut.
Kembali sayup kudengar, namaku disebut.

Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.

Sekarang dia telah pergi, kerumah yang senang.
Namun kasihnya padaku, selalu kukenang.
Kelak disana kamipun, bersama bertelut.
Memuji Tuhan yang dengar, namaku disebut.

Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.

Jumat, 09 Desember 2011

Jugun Ianfu


Jugun Ianfu adalah istilah Jepang terhadap perempuan penghibur tentara kekaisaran Jepang dimasa perang Asia Pasifik, istilah asing lainnya adalah Comfort Women. Pada kenyataannya Jugun Ianfu bukan merupakan perempuan penghibur tetapi perbudakan seksual yang brutal, terencana, serta dianggap masyarakat internasional sebagai kejahatan perang. Diperkirakan 200 sampai 400 ribu perempuan Asia berusia 13 hingga 25 tahun dipaksa menjadi budak seks tentara Jepang.
Melakukan invansi ke negara lain yang mengakibatkan peperangan membuatkelelahan mental tentara Jepang. Kondisi ini mengakibatkan tentara Jepang melakukan pelampiasan seksual secara brutal dengan cara melakukan perkosaan masal yang mengakibatkan mewabahnya penyakit kelamin yang menjangkiti tentara Jepang. Hal ini tentunya melemahkan kekuatan angkatan perang kekaisaran Jepang. Situasi ini memunculkan gagasan untuk merekrut perempuan-perempuan lokal , menyeleksi kesehatan dan memasukan mereka ke dalam Ianjo-Ianjo sebagai rumah bordil militer Jepang.
Mereka direkrut dengan cara halus seperti dijanjikan sekolah gratis, pekerjaan sebagai pemain sandiwara, pekerja rumah tangga, pelayan rumah makan dan juga dengan cara kasar dengan menteror disertai tindak kekerasan, menculik bahkan memperkosa di depan keluarga.
Jugunianfu berasal dari Korea Selatan, Korea Utara, Cina, Filipina, Taiwan, Timor Leste, Malaysia, dan Indonesia. Sebagian kecil di antaranya dari Belanda dan Jepang sendiri. Mereka dibawa ke wilayah medan pertempuran untuk melayani kebutuhan seksual sipil dan militer Jepang baik di garis depan pertempuran maupun di wilayah garis belakang pertempuran.
Sebagian besar perempuan-perempuan yang berasal dari pulau Jawa yang dijadikanJugun Ianfu seperti Mardiyem, Sumirah, Emah Kastimah, Sri Sukanti, hanyalah sebagian kecil Jugun Ianfu Indonesia yang bisa diidentifikasi. Masih banyak Jugun Ianfu Indonesia yang hidup maupun sudah meninggal dunia yang belum terlacak keberadaannya.
Mereka diperkosa dan disiksa secara kejam. Dipaksa melayani kebutuhan seksual tentara Jepang sebanyak 10 hingga 20 orang siang dan malam serta dibiarkan kelaparan. Kemudian di aborsi secara paksa apabila hamil. Banyak perempuan mati dalam Ianjo karena sakit, bunuh diri atau disiksa sampai mati.
Ianjo pertama di dunia dibangun di ShanghaiCina tahun 1932. Pembangunan Ianjo di Cina dijadikan model untuk pembangunan Ianjo-Ianjo di seluruh kawasan Asia Pasifik termasuk Indonesia sejak pendudukan Jepang tahun 1942-1945 telah dibangun Ianjodiberbagai wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Jawa, Nusa Tenggara, Sumatra, Papua.
Setelah perang Asia Pasifik usai Jugun Ianfu yang masih hidup didera perasaan maluuntuk pulang ke kampung halaman. Mereka memilih hidup ditempat lain dan mengunci masa lalu yang kelam dengan berdiam dan mengucilkan diri. Hidup dalam kemiskinan ekonomi dan disingkirkan masyarakat. Mengalami penderitaan fisik,menanggung rasa malu dan perasaan tak berharga hingga akhir hidupnya.
Kaisar Hirohito merupakan pemberi restu sistem Jugun Ianfu ini diterapkan di seluruh Asia Pasifik. Para pelaksana di lapangan adalah para petinggi militer yang memberi komando perang. Maka saat ini pihak yang harus bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan ini adalah pemerintah Jepang.
Pemerintah Jepang masa kini tidak mengakui keterlibatannya dalam praktek perbudakan seksual di masa perang Asia Pasifik. Pemerintah Jepang berdalih Jugun Ianfu dikelola dan dioperasikan oleh pihak swasta. Pemerintah Jepang menolak meminta maaf secara resmi kepada para Jugun Ianfu. Kendatipun demikian Juli 1995 Perdana Menteri Tomiichi Murayama pernah menyiratkan permintaan maaf secara pribadi, tetapi tidak mewakili negara Jepang. Tahun 1993 Yohei Kono mewakili sekretaris kabinet Jepang memberikan pernyataan empatinya kepada korban Jugun Ianfu. Namun pada Maret 2007 Perdana Menteri Shinzo Abe mengeluarkan pernyataan yang kontroversial dengan menyanggah keterlibatan militer Jepang dalam praktek sistem perbudakan seksual.
Pemerintah Indonesia menganggap masalah Jugun Ianfu sudah selesai, bahkan mempererat hubungan bilateral dan ekonomi dengan Jepang paska perang Asia Pasifik. Namun hingga kini banyak organisasi non pemerintah terus memperjuangkan nasib Jugun Ianfu dan terus melakukan melobi ke tingkat internasional untuk menekan pemerintah Jepang agar menyelesaikan kasus perbudakan seksual ini.Kemudian upaya penelitian masih terus dilakukan untuk memperjelas sejarah buramJugun Ianfu Indonesia,berpacu dengan waktu karena para korban yang sudah lanjut usia.
Banyak masyarakat yang merendahkan, serta menyisihkan para korban dari pergaulan sosial. Kasus Jugun Ianfu dianggap sekedar “kecelakaan” perang denganmemakai istilah “ransum Jepang”. Mencap para korban sebagai pelacur komersial.Banyak juga pihak-pihak oportunis yang berkedok membela kepentingan Jugun Ianfudan mengatasnamakan proyek kemanusiaan, namum mereka adalah calo yang mengkorupsi dana santunan yang seharusnya diterima langsung para korban.
Juli 1995 Asian Women’s Fund (AWF) didirikan oleh organisasi swasta Jepang. Organisasi ini dituduh sebagai “agen penyuap” untuk meredam protes masyarakat internasional dan tidak mewakili pemerintah Jepang secara resmi. Di masa pemerintahan Soeharto Tahun 1997 Menteri Sosial Inten Suweno menerima danasantunan bagi para korban sebesar 380 juta yen yang diangsur selama 10 tahun.Namun banyak para korban menyatakan tidak pernah menerima santunan tersebut.
Berikut adalah beberapa tuntutan dari para korban jugunianfu:
1. Pemerintah Jepang masa kini harus mengakui secara resmi dan meminta maaf bahwa perbudakan seksual dilakukan secara sengaja oleh negara Jepang selama perang Asia Pasifik 1931-1945.
2. Para korban diberi santunan
 sebagai korban perang untuk kehidupan yang sudah dihancurkan oleh militer Jepang.
3. Menuntut dimasukkannya sejarah gelap Jugun Ianfu ke dalam kurikulum sekolah di Jepang agar generasi
 muda Jepang mengetahui kebenaran sejarah Jepang.
Tahun 1992, untuk pertama kalinya Kim Hak Soon korban asal Korea Selatan membuka suara atas kekejaman militer Jepang terhadap dirinya ke publik. Setelah itu masalah Jugun Ianfu terbongkar dan satu persatu korban dari berbagai negara angkat suara. Kemudian tahun 2000 telah digelar Tribunal Tokyo yang menuntut pertanggung jawaban Kaisar Hirohito dan pihak militer Jepang atas praktek perbudakan seksual selama perang Asia Pasifik. Tahun 2001 final keputusan dikeluarkan di Tribunal The Haque. Setelah itu tekanan internasional terhadap pemerintah Jepang terus Dilakukan. Oktober 2007 kongres Amerika Serikat mengeluarkan resolusi tidak mengikat yang menekan pemerintah Jepang memenuhi tanggung jawab politik atas masalah ini . Meski demikian pemerintah Jepang sampai hari ini belum mengakui apa yang telah diperbuat terhadap ratusan ribu perempuan di Asia dan Belanda pada masa perang Asia Pasifik.

ALLAH MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG.

D
i sebuah kota di amerika, tinggal seorang Muslimah yang baik. Dia selalu taat akan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setiap akan bekerja, dia selalu berpakaian rapih sesusai syariat islam. Memakai jilbab dan pakaian yang menutup auratnya, itulah yang selalu ia pakai.

Sampai suatu hari, ia bekerja sampai larut malam. Akhirnya pekerjaannya pun selesai. Tak terasa waktu sudah semakin larut. Muslimah ini segera meninggalkan kantornya dan segera pulang. Malam itu jalanan terlihat sangat sepi dari sebelumnya, entah karena apa. Ia tidak memerdulikan akan hal itu dan tetap terus berjalan menuju rumahnya.

 Karena waktu semakin larut, muslimah itu memutuskan untuk mempersingkat waktunya dengan melewati jalan pintas. Namun, keadaan jalan itu begitu sepi dan gelap. Tetapi muslimah itu tidak memerdulikannya, karena ia harus segera pulang. Dengan rasa takut yang mencekam, ia memberanikan diri untuk melewati jalan itu. Karena ia yakin Allah pasti akan melindunginya.

Sebelum menginjakkan kaki di jalan itu, dia berhenti sejenak dan mengucap basmalah. Di jalan itu hanya ada dia seorang. Jantungnya semakin berdetak cepat, seperti langkah kakinya yang semakin cepat pula. Kemudian di ujung jalan yang gelap itu, ia melihat seorang pria penuh dengan tato sedang bersandar di tembok. Sang muslimah itu merasa sangat ketakutan saat dirinya dilihat ole pria itu dengan tatapan tajam.

Sambil menunduk dan memegang tasnya erat-erat, ia berjalan dengan perlahan melewati pria itu. Saat berada tepat dihadapan pria itu, muslimah itu membaca ayat kursi guna mendapat perlindungan dari Allah. Pria itu hanya melihatnya dengan tajam tanpa menghampiri sang muslimah itu. Akhirnya, muslimah itu telah melewati pria itu. Sesekali muslimah itu menoleh kebelakang melihat kembali pria yang terlihat sangar itu. Ia heran, mengapa pria itu hanya diam saja di sana, padahal muslimah itu terlihat hanya sendiri saja. Tetapi dia bersyukur, karena ia pulang dengan selamat.

Esok hari, ia harus berangkat bekerja lagi. Ia melewati jalan yang semalam ia lewati. Kali ini ia tidak merasa takut lagi, karena jalan itu kini sudah terang oleh teriknya matahari. Ditengah perjalanan, ia melihat seorang perempuan sedang diikat di tiang listrik dengan pakaian kusut. Muslimah itu menolong perempuan itu.
                “Ada apa dengan anda? Apa yang telah terjadi?” tanya sang muslimah kepada perempuan itu.
                “Semalam saya dirampok oleh pria dipinggir jalan itu?” jawab perempuan itu sambil menunjuk ujung jalan itu.

Muslimah itu mengira pria itu merupakan pria yang ia temui semalam. Akhirnya, muslimah itu melaporkan kejadian ini ke polisi setempat.

Setelah diusut polisi, ternyata benar pria itu merupakan pria yang dijumpai sang muslimah semalam.
Di kantor polisi, muslimah itu bertanya pada pria itu.
                “Mengapa anda tidak merampok saya semalam, padahal jelas-jelas saya berjalan sendiri?” tanyanya keheranan.
                “Tidak, anda tidak sendiri. Ada dua orang laki-laki bertubuh besar berada di sebelah kanan dan kiri anda” jawab pria itu.

Mendengar perkataan dari pria itu, ia sangat kaget.
                “Jelas-jelas aku berjalan sendiri semalam. Mana mungkin ada dua orang lain disebelahku.” gumamnya saat berjalan meninggalkan kantor polisi.

Setelah ia memikirkan hal itu, ia baru tersadar.
                “Mungkinkah Allah yang telah melindungiku dari pria itu?” gumamnya kembali.

Kemudian dia mengucapkan syukur yang sebesar-besarnya kepada Allah swt. Karena ia telah diberikan perlindungan oleh Allah dengan perantara dua laki-laki yang ia sendiri tidak melihatnya. J


Dari kisah di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa Allah akan melindungi hambanya yang selalu ingat pada-Nya ,menjalani perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

‎"Oleh itu ingatilah Aku, Aku akan mengingati kamu. Dan bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu kufur."
(Al-Baqarah 2:152)

Rasulullah s.a.w. bersabda bahawa Allah telah berfirman,
“Wahai anak Adam, jika engkau mengingatiKu di dalam dirimu, Aku akan mengingatimu di dalam diriKu. Dan jika engkau mengingatiKu di dalam perhimpunan, Aku akan mengingatimu di dalam perhimpunan para malaikat. Dan jika engkau mendekatiKu dengan sejengkal, Aku akan mendekati engkau dengan satu hasta. Dan jika engkau mendekatiKu dengan satu hasta, Aku akan mendekati engkau dengan satu depa. Dan jika engkau datang kepadaKu berjalan kaki, Aku datang kepadamu berlari”).
( Ahmad, Bukhari).

Kamis, 01 Desember 2011

Nasib Badak Jawa (badak bercula satu)

Badak jawa atau Badak bercula-satu kecil (Rhinoceros sondaicus) adalah anggota famili Rhinocerotidae dan satu dari lima badak yang masih ada. Badak ini masuk ke genus yang sama dengan badak india dan memiliki kulit bermosaik yang menyerupai baju baja. Badak ini memiliki panjang 3,1–3,2 m dan tinggi 1,4–1,7 m. Badak ini lebih kecil daripada badak india dan lebih dekat dalam besar tubuh dengan badak hitam. Ukuran culanya biasanya lebih sedikit daripada 20 cm, lebih kecil daripada cula spesies badak lainnya.


Peta Persebaran Badak Jawa


 Badak ini kemungkinan adalah mamalia terlangka di bumi. Populasi 40-50 badak hidup di Taman Nasional Ujung Kulon di pulau JawaIndonesia. Populasi badak Jawa di alam bebas lainnya berada di Taman Nasional Cat TienVietnam dengan perkiraan populasi tidak lebih dari delapan pada tahun 2007.



WWF Internasional memberi pernyataan badak jawa yang ada di Vietnam sudah musnah. Secara resmi tidak ada satu badak pun di Vietnam.
Badak jawa di Vietnam terakhir dibunuh oleh pemburu pada April 2010. Saat itu, peneliti memperkirakan masih tersisa sekitar delapan ekor di Vietnam. Ternyata dugaan tersebut meleset. Berdasar analisis genetik dari 22 sampel feses yang dikumpulkan oleh tim survei WWF pada 2009 dan 2010, terungkap feses itu berasal dari satu badak saja, yaitu badak yang sama yang ditembak oleh pemburu.





Sesungguhnya, badak jawa di Vietnam sempat dinyatakan punah sejak 50 tahun lalu. Namun di tahun 1988 terdapat bukti keberadaannya saat seorang pemburu berhasil membunuh seekor badak. Pemerhati lingkungan begitu gembira karena hewan langka ini ternyata masih ada.
Camera trap pun dipasang di beberapa titik hutan habitat badak tersebut, dan sempat mendapatkan beberapa gambar badak. Hingga akhirnya hilang sama sekali, ketika peneliti menemukan bukti badak terakhir telah dibunuh pemburu.

Hal yang menyebabkan badak jawa terancam punah adalah:

1. Tingkat reproduksi yang rendah.
2. Habitat yang semakin sempit.
3. Perburuan liar.
4. Sulit untuk hidup di penangkaran.
5Ruang jelajah badak jawa di tempat ini terbatas karena harus berkompetisi dengan banteng.

Rabu, 30 November 2011

Hewan yang Telah Punah di Indonesia


Garut News ( Rabu, 27/7 ) Harimau Jawa adalah jenis harimau yang hidup di pulau Jawa. Harimau ini dinyatakan punah di sekitar tahun 1980-an, akibat perburuan dan perkembangan lahan pertanian yang mengurangi habitat binatang ini secara drastis. Ada kemungkinan kepunahan ini terjadi di sekitar tahun 1950-an ketika diperkirakan hanya tinggal 25 ekor jenis harimau ini. Terakhir kali ada sinyalemen dari harimau jawa ialah di tahun 1972.
Di tahun 1979, ada tanda-tanda bahwa tinggal 3 ekor harimau hidup di pulau Jawa. Kemungkinan kecil binatang ini belum punah. Di tahun 1990-an ada beberapa laporan tentang keberadaan hewan ini, walaupun hal ini tidak bisa diverfikasi.[1] [2]
Faktor yang dianggap menjadikan Harimau Jawa punah adalah kerusakan habitat akibat tekanan penduduk dan perburuan intensif pada awal abad ke-20.
Di akhir tahun 1998 telah diadakan Seminar Nasional Harimau Jawa di UC UGM yang berhasil menyepakati untuk dilakukan “peninjauan kembali” atas klaim punahnya satwa ini. Hal tersebut karena bukti-bukti temuan terbaru berupa jejak, guratan di pohon, dan rambut, yang diindikasikan sebagai milik harimau jawa. Secara mikroskopis, struktur morfologi rambut harimau jawa dapat dibedakan dengan rambut macan tutul. Oleh karena itu hingga sekarang masih dilakukan usaha pembuktian eksistensi satwa penyandang status punah ini.
undefined
Rampokan macan (litografi berdasarkan lukisan oleh Josias Cornelis Rappard)
Di akhir abad ke-19, harimau ini masih banyak berkeliaran di pulau Jawa. Di tahun 1940-an, harimau jawa hanya ditemukan di hutan-hutan terpencil. Ada usaha-usaha untuk menyelamatkan harimau ini dengan membuka beberapa taman nasional. Namun, ukuran taman ini terlalu kecil dan mangsa harimau terlalu sedikit. Di tahun 1950-an, ketika populasi harimau Jawa hanya tinggal 25 ekor, kira-kira 13 ekor berada di Taman Nasional Ujung Kulon. Sepuluh tahun kemudian angka ini kian menyusut. Di tahun 1972, hanya ada sekitar 7 harimau yang tinggal di Taman Nasional Meru Betiri. Walaupun taman nasional ini dilindungi, banyak yang membuka lahan pertanian disitu dan membuat harimau jawa semakin terancam dan kemudian diperkirakan punah di tahun 80-an.
Harimau jawa mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dari pada harimau sumatra dan harimau bali. Harimau jawa jantan mempunyai berat 150-200 kg dan panjangnya kira-kira 2.50 meter. Betina berbobot legih ringan, yaitu 75-115 kg dan sedikit lebih pendek dari jenis jantan. Besar tubuh harimau jawa ini diduga karena adanya kompetisi dengan macan tutul dan ajak. Disamping itu ada hukum: semakin menjauhi garis katulistiwa maka ukuran tubuh harimau akan semakin besar.

HARIMAU BALI
Harimau Bali (Panthera tigris balica) adalah subspesies harimau yang sudah punah dan pernah mendiami pulau Bali, Indonesia. Harimau ini adalah salah satu dari tiga sub-spesies harimau di Indonesia bersama dengan harimau Jawa (juga telah punah) dan harimau Sumatera (spesies terancam).
Harimau ini adalah harimau terkecil dari ketiga sub-spesies; harimau terakhir ditembak pada tahun 1925, dan sub-spesies ini dinyatakan punah pada tanggal 27 September 1937. Sub-spesies ini punah karena kehilangan habitat dan perburuan.

Minggu, 13 November 2011

KEBOHONGAN YANG TERBUNGKUS RAPI


Kaum evolusionis mendapat banyak keuntungan dari program "cuci otak" media. Banyak orang percaya begitu saja pada evolusi tanpa merasa perlu bertanya "bagaimana" dan "mengapa". Ini berarti evolusionis dapat mengemas kebohongan-kebohongan mereka sedemikian rupa sehingga mampu meyakinkan orang dengan mudah.
Sebagai contoh, bahkan dalam buku evolusionis paling "ilmiah", "transisi dari air ke darat" yang merupakan fenomena terbesar evolusi tanpa bukti, "dijelaskan" dengan kesederhanaan yang konyol. Menurut teori evolusi, kehidupan berawal di air dan hewan yang pertama berkembang adalah ikan. Teori ini mengatakan bahwa pada suatu masa ikan-ikan ini meloncat ke darat karena suatu alasan (acap kali, kemarau dijadikan ala-san), dan ikan-ikan yang memutuskan untuk hidup di darat kemudian memiliki kaki dan paru-paru, bukan sirip dan insang.
Kebanyakan buku evolusionis tidak menjawab pertanyaan "bagaimana" dalam suatu pokok bahasan. Bahkan dalam sumber paling "ilmiah" pun, kejanggalan pernyataan mereka ditutupi dengan kalimat seperti "peralihan dari air ke darat akhirnya terjadi".
Bagaimana "peralihan" ini terjadi? Kita tahu bahwa ikan tidak dapat bertahan hidup di darat lebih dari beberapa menit. Jika kita asumsikan musim kering terjadi dan ikan harus pindah ke darat, apa yang akan terjadi pada ikan tersebut? Jawabannya sudah jelas. Semua ikan akan mati satu per satu dalam beberapa menit. Meskipun proses ini berlangsung dalam periode puluhan juta tahun, jawabannya tetap sama: ikan akan mati satu per satu. Alasannya, organ sekompleks paru-paru tidak akan sekonyong-konyong muncul secara "kebetulan" melalui mutasi; tetapi di lain pihak, setengah paru-paru pun tidak berguna sama sekali.
Akan tetapi, persis seperti inilah yang diajukan evolusionis. "Peralihan dari air ke darat", "peralihan dari darat ke udara" dan banyak lagi lompatan-lompatan lain "dijelaskan" dalam istilah-istilah yang tidak logis ini. Sementara tentang pembentukan organ-organ sekompleks mata dan telinga, evolusionis lebih memilih diam.
Sangat mudah mempengaruhi orang di jalan dengan paket "ilmu pengetahuan" ini. Anda tinggal membuat gambar khayal yang menunjukkan peralihan dari darat ke air, mengarang nama Latin untuk hewan di air, "keturunannya" di darat, dan "bentuk transisi" (yang merupakan hewan rekaan), kemudian menyusun kebohongan besar: "Dalam proses evolusi yang panjang, Eusthenopteron mula-mula berubah menjadi Rhiptistian Crossopterian, kemudian menjadi Ichthyostega". Anda akan berhasil meyakinkan banyak orang jika kata-kata ini disampaikan oleh seorang ilmuwan berkacamata tebal dan berjas putih. Ini karena media yang membaktikan diri untuk mempromosikan evolusi akan membantu Anda mengumumkan berita baik ini ke seluruh dunia dengan antusiasme tinggi.




DONGENG EVOLUSIONIS
Seperti dikatakan seorang ilmuwan terkemuka, teori evolusi adalah dongeng untuk orang dewasa. Evolusi adalah skenario yang sangat tidak masuk akal dan tidak ilmiah, yang menganggap benda mati memiliki kekuatan dan kecerdasan ajaib untuk menciptakan bentuk-bentuk kehidupan yang kompleks. Kisah panjang ini mengandung fabel menarik tentang beberapa subjek. Salah satu fabelnya yang aneh adalah tentang "evolusi ikan paus" yang diterbitkan National Geographic, salah satu majalah yang dianggap sebagai publikasi paling ilmiah dan serius di dunia:
Keuntungan paus memperoleh tubuh besar tampaknya bermula pada 60 juta tahun yang lalu, ketika mamalia berambut dan berkaki empat yang mencari makan atau perlindungan masuk ke dalam air. Masa demi masa berlalu, perubahan sedikit demi sedikit terjadi. Kaki belakang lenyap, kaki depan menjadi sirip, bulu-bulu rontok menyisakan lapisan lemak yang tebal dan licin, hidung pindah ke bagian atas kepala, ekor melebar menjadi sirip belakang dan di dunia air tubuhnya menjadi sangat besar.1
Selain tidak mempunyai landasan ilmiah, kejadian seperti ini bertentangan dengan prinsip-prinsip alam. Fabel yang diterbitkan dalam National Geo-graphic ini patut dicatat sebagai indikasi besarnya kebohongan dalam terbitan-terbitan evolusionis yang tampak serius.
Dongeng lain yang patut mendapat perhatian adalah mengenai asal usul mamalia. Kaum evolusionis berargumen bahwa nenek moyang mamalia adalah reptil. Namun ketika harus menjelaskan peralihan bentuk secara terperinci, muncul cerita menarik. Berikut adalah contohnya:
Sebagian reptil di wilayah dingin mulai mengembangkan cara untuk menjaga tubuh mereka agar tetap hangat. Panas yang dikeluarkan tubuh meningkat ketika cuaca dingin, dan panas yang hilang semakin berkurang ketika sisik mengecil and meruncing, dan akhirnya menjadi bulu. Berkeringat pun merupakan adaptasi untuk mengatur suhu tubuh, suatu cara untuk menyejukkan tubuh saat diperlukan, dengan menguapkan air. Namun secara kebetulan, reptil muda mulai menjilati keringat induknya sebagai makanan. Kelenjar keringat tertentu mulai mengeluarkan keringat yang semakin lama semakin bergizi sehingga akhirnya menjadi susu. Maka, mamalia muda pertama ini memulai kehidupan dengan lebih baik.2
Gagasan bahwa makanan yang terpola dengan baik seperti susu berasal dari kelenjar keringat, serta semua perincian di atas hanyalah buah imajinasi evolusioner yang aneh dan tanpa dasar ilmiah.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan